Kamis, 12 Februari 2015

Iri dan dengki membutakan matahati; rasa benci melumpuhkan kepekaan nurani; amarah adalah pemangsa bagi kecerdasan jiwa.

bat-020115


~ Hingga detik ini, ternyata di sosmed masih bertaburan komentar nyinyir soal pemerintah. Mereka masih belum bisa menerima 'Si Tampang Kampungan' itu sebagai presiden mereka. Komentar mereka kadang cenderung menunjukkan sifat kekanak-kanakan kalau tidak mau disebut justru kebodohan mereka. Nyaris mirip dengan penonton sepakbola yang cuma bisa menyalahkan pemain dan wasit dan meneriaki mereka dengan cacimaki dan nama-nama penghuni kebon binatang.

~ Saudaraku, jabatan mereka hanya berkurun waktu lima tahun, tapi kebodohanmu yang engkau perlihatkan, mungkin akan melekat padamu sepanjang hidupmu. Sudahilah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar